Prinsip Kerja dan Aplikasi Sensor Pintu Nirkabel

Prinsip Kerja Sensor Pintu Nirkabel

Sensor pintu nirkabel terdiri dari modul pemancar nirkabel dan bagian blok magnetik. Pada modul pemancar nirkabel, terdapat dua panah yang memiliki komponen pipa pegas baja. Ketika magnet dan pipa pegas baja berada dalam jarak 1,5 cm, pipa pegas baja dalam keadaan mati. Namun, begitu jarak antara magnet dan pipa pegas baja melebihi 1,5 cm, pipa pegas baja akan tertutup, menyebabkan korsleting, dan indikator alarm akan mengirimkan sinyal alarm kebakaran ke unit utama.

Sinyal alarm magnetik pintu nirkabel dapat menjangkau hingga 200 meter di area terbuka, sedangkan di lingkungan perumahan umum jangkauannya sekitar 20 meter, dan sangat bergantung pada lingkungan sekitarnya.

Meng采用 desain hemat daya, saat pintu tertutup, alat ini tidak memancarkan sinyal radio, konsumsi dayanya hanya beberapa mikroampere. Saat pintu dibuka, alat ini segera memancarkan sinyal alarm nirkabel selama sekitar 1 detik, lalu berhenti sendiri, sehingga meskipun pintu telah dibuka, alat ini tidak akan memancarkan sinyal lagi.

Juga dirancang dengan sirkuit deteksi tegangan baterai rendah. Ketika tegangan baterai lebih rendah dari 8 volt, dioda pemancar cahaya LP di bawahnya akan menyala. Pada saat ini, perlu segera mengganti baterai khusus untuk alarm A23, jika tidak, keandalan alarm akan terpengaruh.

Umumnya alat ini dipasang di bagian atas bagian dalam pintu, terdiri dari dua bagian: bagian yang lebih kecil adalah magnet permanen, di dalamnya terdapat magnet permanen yang digunakan untuk menghasilkan medan magnet konstan, dan bagian yang lebih besar adalah badan sensor pintu nirkabel, di dalamnya terdapat tabung buluh kering tipe normally open.

Ketika magnet permanen dan tabung buluh kering sangat dekat (kurang dari 5 mm), sensor magnetik pintu nirkabel berada dalam keadaan menunggu untuk bekerja.

Ketika ia meninggalkan pipa buluh kering setelah jarak tertentu, sensor pintu magnetik nirkabel segera mengirimkan sinyal radio frekuensi tinggi 315 MHz yang berisi pengkodean alamat dan nomor identifikasinya (yaitu, kode data). Pelat penerima mengidentifikasi kode alamat sinyal radio untuk menilai apakah sistem alarm yang sama, dan kemudian berdasarkan kode identifikasinya sendiri (yaitu, kode data), untuk menentukan alarm pintu magnetik nirkabel.

Penerapan Sensor Pintu di Rumah Pintar

Sistem rumah pintar berbasis Internet of Things terdiri dari lapisan interaktif persepsi lingkungan rumah, lapisan transmisi jaringan, dan lapisan layanan aplikasi.

Lapisan interaktif persepsi lingkungan rumah terdiri dari berbagai node sensor dengan fungsi berkabel atau nirkabel, yang terutama mewujudkan pengumpulan informasi lingkungan rumah, perolehan status pemilik, dan pemasukan karakteristik identitas pengunjung.

Lapisan transmisi jaringan terutama bertanggung jawab atas transmisi informasi rumah dan informasi kontrol direktur; lapisan layanan aplikasi bertanggung jawab atas pengendalian perangkat rumah tangga atau antarmuka layanan aplikasi.

Sensor magnetik pintu dalam sistem magnetik pintu termasuk dalam lapisan interaktif umum dari persepsi lingkungan rumah. Sensor magnetik pintu nirkabel dalam bahasa Inggris disebut Doorsensor. Metode umum yang digunakan penjahat untuk masuk ke rumah ada dua: pertama, mencuri kunci utama, dan membuka pintu; kedua, menggunakan alat untuk mencongkel pintu. Tidak peduli bagaimana penjahat masuk, mereka harus mendorong pintu hingga terbuka.

Begitu pencuri mendorong pintu hingga terbuka, pintu dan kusen pintu akan bergeser, dan magnet pintu serta magnet lainnya juga akan bergeser. Sinyal radio akan segera dikirim ke operator, dan operator akan membunyikan alarm dan menghubungi 6 nomor telepon yang telah diatur sebelumnya. Dengan demikian, sistem ini memberikan perlindungan keamanan yang lebih cerdas untuk kehidupan rumah tangga, guna menjamin keselamatan keluarga dan harta benda.

SENSOR PINTU/JENDELA OWON ZIGBEE

TENTANG OWON


Waktu posting: 02 Februari 2021
Obrolan Online WhatsApp!