(Catatan Editor: Artikel ini diterjemahkan dari ulinkmedia.)
Sensor telah menjadi perangkat yang umum digunakan. Sensor sudah ada jauh sebelum internet, dan tentu saja jauh sebelum Internet of Things (IoT). Sensor pintar modern tersedia untuk lebih banyak aplikasi daripada sebelumnya, pasar terus berubah, dan ada banyak pendorong pertumbuhan.
Mobil, kamera, ponsel pintar, dan mesin pabrik yang mendukung Internet of Things hanyalah beberapa dari banyak pasar aplikasi untuk sensor.
-
Sensor di Dunia Fisik Internet
Dengan munculnya Internet of Things, digitalisasi manufaktur (yang kita sebut Industri 4.0), dan upaya berkelanjutan kita untuk transformasi digital di semua sektor ekonomi dan masyarakat, sensor pintar diterapkan di berbagai industri dan pasar sensor tumbuh semakin pesat.
Faktanya, dalam beberapa hal, sensor pintar adalah fondasi "sesungguhnya" dari Internet of Things. Pada tahap penerapan IoT ini, banyak orang masih mendefinisikan IoT dalam hal perangkat IoT. Internet of Things sering dipandang sebagai jaringan perangkat yang terhubung, termasuk sensor pintar. Perangkat-perangkat ini juga dapat disebut perangkat penginderaan.
Jadi, mereka menyertakan teknologi lain seperti sensor dan komunikasi yang dapat mengukur berbagai hal dan mengubah apa yang diukur menjadi data yang kemudian dapat diterapkan dengan berbagai cara. Tujuan dan konteks aplikasi (misalnya, teknologi koneksi apa yang digunakan) menentukan sensor mana yang digunakan.
Sensor dan Sensor Pintar – Apa arti namanya?
-
Definisi Sensor dan Sensor Pintar
Sensor dan perangkat IoT lainnya merupakan lapisan dasar dari tumpukan teknologi IoT. Mereka menangkap data yang dibutuhkan aplikasi kita dan meneruskannya ke sistem platform komunikasi yang lebih tinggi. Seperti yang kami jelaskan dalam pengantar teknologi IoT, sebuah "proyek" IoT dapat menggunakan banyak sensor. Jenis dan jumlah sensor yang digunakan bergantung pada persyaratan proyek dan kecerdasan proyek. Ambil contoh anjungan minyak cerdas: anjungan tersebut dapat memiliki puluhan ribu sensor.
-
Definisi Sensor
Sensor adalah konverter, seperti halnya aktuator. Sensor mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lain. Untuk sensor pintar, ini berarti sensor dapat "merasakan" kondisi di dalam dan di sekitar perangkat yang terhubung dengannya serta objek fisik yang digunakannya (keadaan dan lingkungan).
Sensor dapat mendeteksi dan mengukur parameter, peristiwa, atau perubahan ini dan mengkomunikasikannya ke sistem tingkat yang lebih tinggi dan perangkat lain yang kemudian dapat menggunakan data tersebut untuk manipulasi, analisis, dan sebagainya.
Sensor adalah perangkat yang mendeteksi, mengukur, atau menunjukkan besaran fisik tertentu (seperti cahaya, panas, gerakan, kelembapan, tekanan, atau besaran serupa) dengan mengubahnya menjadi bentuk lain (terutama pulsa listrik) (dari: United Market Research Institute).
Parameter dan peristiwa yang dapat "dirasakan" dan dikomunikasikan oleh sensor meliputi besaran fisik seperti cahaya, suara, tekanan, suhu, getaran, kelembapan, keberadaan komposisi kimia atau gas tertentu, pergerakan, keberadaan partikel debu, dan lain sebagainya.
Jelas, sensor merupakan bagian penting dari Internet of Things dan perlu sangat akurat karena sensor adalah tempat pertama yang mendapatkan data.
Ketika sensor mendeteksi dan mengirimkan informasi, aktuator diaktifkan dan beroperasi. Aktuator menerima sinyal dan mengatur gerakan yang dibutuhkan untuk bertindak di lingkungan sekitar. Gambar di bawah ini membuatnya lebih nyata dan menunjukkan beberapa hal yang dapat kita "rasakan". Sensor IoT berbeda karena berbentuk modul sensor atau papan pengembangan (biasanya dirancang untuk kasus penggunaan dan aplikasi tertentu) dan sebagainya.
-
Definisi Sensor Pintar
Istilah “pintar” telah digunakan dengan berbagai istilah lain sebelum digunakan untuk Internet of Things. Bangunan pintar, pengelolaan limbah pintar, rumah pintar, lampu pintar, kota pintar, penerangan jalan pintar, kantor pintar, pabrik pintar, dan sebagainya. Dan, tentu saja, sensor pintar.
Sensor pintar berbeda dari sensor biasa karena sensor pintar merupakan platform canggih dengan teknologi terintegrasi seperti mikroprosesor, penyimpanan, diagnostik, dan alat konektivitas yang mengubah sinyal umpan balik tradisional menjadi wawasan digital yang sebenarnya (Deloitte).
Pada tahun 2009, International Frequency Sensors Association (IFSA) melakukan survei terhadap beberapa orang dari kalangan akademisi dan industri untuk mendefinisikan sensor pintar. Setelah peralihan ke sinyal digital pada tahun 1980-an dan penambahan sejumlah teknologi baru pada tahun 1990-an, sebagian besar sensor dapat disebut sebagai sensor pintar.
Dekade 1990-an juga menyaksikan munculnya konsep "komputasi pervasif", yang dianggap sebagai faktor penting dalam pengembangan Internet of Things, terutama seiring dengan kemajuan komputasi tertanam. Sekitar pertengahan tahun 1990-an, pengembangan dan penerapan elektronika digital dan teknologi nirkabel dalam modul sensor terus berkembang, dan transmisi data berdasarkan penginderaan dan sebagainya menjadi semakin penting. Saat ini, hal ini terlihat jelas dalam Internet of Things. Bahkan, beberapa orang telah menyebutkan jaringan sensor sebelum istilah Internet of Things ada. Jadi, seperti yang Anda lihat, banyak hal telah terjadi di bidang sensor pintar pada tahun 2009.
Waktu posting: 04 November 2021
